Bakteri fotosintesis Pupuk organik penyubur Tanaman.
PSB (PotoSintetik Bakteri) merupakan salah satu jenis Pupuk Organik cair (POC).
Bakteri fotosintetik memiliki vakuola berisi enzim untuk menambat co2 bebas yg disebut Rubisco atau ribulosa bipospat karboksilase. Enzim ini membantu untuk mempermudah Ribulosa Bi Pospat atau RuBP dalam menangkap karbon dioksida bebas yang ada di udara dan kemudian mengubahnya menjadi senyawa organik. Seperti halnya pada tumbuhan, maka bakteri fotosintetik juga melakukan reaksi penyusunan senyawa organik dari karbon dengan memanfaatkan energi dari cahaya. Reaksinya akan dimulai dari reaksi terang yang melibatkan penangkapan energi cahaya menggunakan pigmen khusus yang kemudian prosesnya akan berlanjut pada penyusunan senyawa organik dari karbon dioksida.
CARA BUAT PSB
Untuk 3 botol kemasan mineral air 1500 mL
1. Air kolam ikan atau Air hujan, jika mau menggunakan air PAM/PDAM Diamkan selama 2 hari agar kaporitnya menguap
2. Botol Air Mineral 1500 mL transparan
3. Telur 3 butir
4. Micin / ajonomoto 2 SDM (Sendok Makan)
5. Saos tiram (opsional) 2-4 SDM
– bahan 3-5 diaduk sampai rata, dan bersatu.
– Isi air tidak sampai penuh pada kemasan botol air 1500 mL
– Masukan hasil adukan 3-5 ke botol kemasan air 1500 mL
– Jemur botol di terik matahari
– Tunggu 2-4 minggu, hingga berwarna merah maron/ungu/hijau
*jika punya starter, masukan warna merah tersebut sekitar 2-3 sendok, agar lebih cepat matang.
*aroma septik tank
CARA APLIKASI:
2 Liter Air campurkan dengan 10-20 ml PSB.
bisa disemprot pada daun, bunga, akar, dan media tanam. dilakukan penyiraman pada waktu siang hari, karena bakteri ini membutuhkan sinar matahari. Interval penyiraman 3 hari sekali
FUNGSI PSB
+ membantu menambahkan unsur nitrogen
+ membantu menambahkan gas hidrogen sulfida di dalam tanah dari
dekomposisi bahan
+ Mempercepat proses pertumbuhan sebagai sumber mineral asam amino,
asam nukleat, senyawa organik aktif fisiologis dan polisakarida
+ Buah lebih enak
+ meningkatkan pertumbuhan akar tanaman
+ Memperkuat tanaman terhadap serangan hama dan penyakit